Weaning with Love, Awali dengan Cinta, Akhiri dengan Lebih Banyak Cinta.


بسم الله الرحمن الرحيم 


Assalamualaikum Mommy Hebat,


Yuks, yang baby nya mau jadi toddler, dah persiapan sejauh apa nih untuk menyapih anaknya?
Sebenernya saat berhenti menyusui, secara tidak langsung berkuranglah amalan tabungan pahala kita. Tapi jangan sedih, karena masih banyak amalan-amalan lain yang tidak kalah besar pahalanya.
Jadi, tetap semangat ya Mommy...

Pasti mellow deh saat masa menyusui akan berakhir, seperti ada rasa kehilangan, udah ga bisa bonding lagi sama si kecil. Tapi itulah babak baru menjadi seorang Ibu, dimana kita harus tega tidak menyusuinya saat anak meronta-ronta minta nenen.

Pada dasarnya menyusui anak adalah moment berharga yang penuh cinta dan disitulah bonding terjadi sangat kuat. Terbayang langsung saat dulu melahirkan anak kita dan dokter memberi waktu untuk IMD (Inisiasi Menyusui Dini). Saat itulah pondasi cinta saat buah hati dalam kandungan menjadi terbangun utuh. Moment yang diawali dengan penuh cinta ini sudah seharusnya diakhiri dengan penuh cinta pula ya..no drama bahkan tipu daya.

Lalu bagaimana caranya menyapih anak dengan penuh cinta?

1. Harus tega dan komit kapan waktunya untuk stop menyusui si kecil

Anak sangat paham perasaan Ibunya, karena ada keterikatan batin, jika Mommy sudah mantap dan tidak merasa setengah hati, maka anak akan paham dan tidak terus menerus minta nenen.



2. Kurangi frekuensi menyusui anak

Mendekati usia 2 tahun, biasanya anak akan minta menyusu saat hendak tidur atau terbangun di tengah tidurnya, baik tidur siang ataupun malam. Jadi mulai coba saat hendak tidur alihkan dengan membaca dongeng atau bernyanyi bersama.

3. Alihkan perhatian anak saat anak minta menyusu

Saat belum waktu tidur dan anak minta menyusu, alihkan dengan memberi cemilan atau buah favoritnya, ajak anak bermain yang menyenangkan sambil ngemil dan minum susu tambahan baik susu formula atau susu UHT.

4. Berikan penjelasan ke anak bahwa dia sudah besar
Lakukan sesering mungkin, berikan positive insight ketika anak sedang bermain atau anak hendak tidur. Cara ini dikenal dengan istilah hypnoterapy atau sounding. Cara ini bisa digunakan untuk berbagai hal untuk merubah perilaku anak. Saat hendak mau tidur atau saat anak sudah terlelap selama 5 menit, belai rambutnya dan bisikan kata-kata positif mengenai perilakunya yang ingin dirubah.

5. Saat terbangun tengah malam, jangan langsung menyusuinya
Coba tawarkan anak untuk minum air putih atau susu. Jika anak belum pernah pakai dot, langsung berikan minum dalam gelas atau dengan kemasan sedotan. Karena pemakaian dot dan minum susu  tengah malam akan berdampak pada kesehatan giginya. Jika anak tidak mau minum, coba gendong sebentar atau dipeluk belai dikasur dan bacakan dongeng kembali.
Yah, sounding itu ga bisa sekali 2x langsung berhasil, minimal 14hari berturut-turut dan konsisten tiap malam dilakukan.

Sedikit cerita pengalaman pribadi saat menyapih anak ni yaa...


Saat anak memasuki usia 21bulan, sudah mulai ku sounding untuk self weaning, tapi responnya selalu nangis seakan-akan mau berpisah jauh. Akhirnya fokus untuk mengurangi frekuensi nenennya dulu, dimulai dari bobo malem dicoba tanpa nenen dan berhasil bisa bobo malem hanya dengan dongeng atau cuma diajak berdoa sambil dipuk2 saja. Saat anak sudah terlelap baru deh dikasih insight positif, kurang lebih begini kata-katanya "Azka sudah besar yaa... sudah ga perlu ninen lgi, karena ninen untuk bayi kecil"
Jadilah PRnya ngilangin ninen pas bobo siang ma pas kebangun malem aja. Lalu, saat Azka sudah 22,5bulan rundingan dengan suami dan deal mau bener2 nyapih next weekend. Sambil terus sounding tiap malam untuk self weaning dan Azka sudah bisa menyikapinya sambil becanda. 
Beberapa hari kemudian, iseng nyoba bobo siang tanpa ninen, aku temani di kasur sambil tilawah dan tau-tau Azka sudah bobo sndiri. Sejam kebangun biasanya aku kasih ninen biar lanjut bobo lagi, tapi dengan sekuat hati aku niatin untuk ga ninen dan jadilah kebangun sambil cranky.
Malam harinya, setelah makan sore aku bikin full perutnya dengan cemilan dan susu. Lalu saat mau bobo seperti biasa, sambil cerita2 aku sounding lagi sambil becanda "Azka dah gedhe ya, dah bisa makan sndiri, minum sndiri, sikat gigi sndiri, kumur2 sndiri..bobo ga perlu ninen lagi ya"
Dan biidznillah, yang biasanya setelah lelap tidur malem aku tinggal keluar kamar sejam selalu bangun nyariin, ini bisa bertahan sampai 2,5jam kebangun terus dipuk2 lanjut bobo lgi. Langsung deh mnta approval pak suamik kalau mau dilanjut ga ni nyapihnya? Dan pak suami setuju, tengah malam kebangun nangis cuma  ku peluk-peluk sayang sambil diajak ngobrol dan akhirnya lanjut bobo lagi.
Alhamdulillah...satu hari itu berhasil weaning with love dan berlanjut ke hari-hari selanjutnya.

Semoga bisa memberi gambaran bagaimana memulai self weaning ke anaknya ya Mommy.
Dan bagi yang sudah siap dan mantap, semoga diberikan kelancaran oleh Allah Subhanallahi wa ta'ala. Pastinya, jangan lupa berdoa ya Moms, karena semua bisa terjadi atas ijin Allah Subhanallahi wa ta'ala.

Wassalam.

#weaningwithlove #selfweaning #Menyapih anak #Parenting #sharingforinspiring

Seluk Beluk Kawah Putih Bandung

بسم الله الرحمن الرحيم

Assalamualaikum sahabat,

Masya Allah Tabarakallah, kali ini sedikit share mengenai keindahan kota tetangga di Ciwideuy Bandung.
Apalagi kalau bukan Kawah Putih, siapa yang tidak tau dengan wisata yang satu ini. Sudah sering wara wiri di televisi bahkan pernah juga dijadikan lokasi syuting film.

Lokasi nya pun sangat mudah untuk dijangkau. Dari kota Bandung sendiri kita hanya butuh satu jam perjalanan dan saat tiba di lokasi, sudah disediakan akomodasi untuk menuju tempat wisata dengan jalanan yang berliku dan naik turun. Akomodasi tersebut dinamakan orang anting, semacam mobil angkot yang sudah dimodifikasi sedemikian rupa hingga mampu membawa 12-15 orang.

Oiya, tarifnya sekali perjalanan cuma 10k, jadi untuk pulang pergi ke area parkir dibutuhkan kocek 20k per orang.
Untuk HTM nya sendiri ditarif 25k saja, cukup murah kan? Selain itu kita juga dapat bonus masker untuk digunakan selama di dalam area kawah yang lumayan menyengat aroma belerangnya.


Sedikit penampakan area kawah putih yang saat itu sedang padat pengunjung. Semua berebut mendapat spot yang epic dan instagramable 😂.
Di tengah danau juga terdapat spot tersendiri yang harus dilalui melalui jembatan kayu, yang mana untuk bisa berfoto ria kita harus merogoh kocek lagi 😁.

Setelah puas foto-foto dan menikmati pemandangan yang Masya Allah indahnya, disana juga disediakan arena menunggang kuda untuk anak-anak dan skywalk seperti arena out bound berjalan diatas jembatan tali jerami.
Setelah anak-anak puas bermain, saatnya para Mommy yang beraksi. Di area parkir terdapat penjual buah berry seperti strawberry dan blackberry segar dengan harga yang sangat miring..ada juga oleh-oleh lain seperti dodol strawberry, kripik daun teh, manisan, dan banyak jajanan lain yang tak kalah enak...pokoknya jangan lupa nawar ya kalo belanja di tempat rekreasi, yang penting nawarnya yang wajar. 😉

Nah, sekian dulu sharing kali ini..moga bisa jadi referensi untuk wisata di akhir pekan bersama keluarga, teman atau sahabat...
Akhir kata, wassalamualaikum

#kawahputih #ciwideuy #bandung #wisatabandung #travelling #wisatahemat #wisatakeluarga


Problem Solving by Quran

بسم الله الر حمن الر حين



Assalamualaikum sahabat,

Ada pepatah bilang "Hidup itu penuh ujian"
Ya namanya juga hidup memang tempatnya diuji, anak sekolah pun ada ujiannya biar bisa naik kelas dan lanjut ke pendidikan yang lebih tinggi.
Sebagaimana firman Allah Subhanallahi wa ta'ala:
كُلُّ نَفْسٍ ذَائِقَةُ الْمَوْتِ ۗ وَنَبْلُوكُمْ بِالشَّرِّ وَالْخَيْرِ فِتْنَةً ۖ وَإِلَيْنَا تُرْجَعُونَ

"Setiap yang bernyawa akan merasakan mati. Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan. Dan kamu akan dikembalikan hanya kepada Kami." (QS.Al-Anbiyā : 35)

Setiap manusia memiliki ujian masing-masing sesuai dengan kemampuannya. Jadikan ujian tersebut sebagai jalan ke surga, dengan cara bersabar.


Ada 4 masalah pokok yang terjadi dalam kehidupan manusia.
1. Ujian melalui Syahwat
Syahwat ini bisa berbagai macam, tidak hanya syahwat lawan jenis yang biasanya ujian untuk para lelaki, tetapi juga termasuk syahwat atau nafsu makan yang berlebih, nafsu shopping yang tidak perlu, bahkan nafsu ghibah (nggosip) yang biasanya jadi rutinitas harian para ibu-ibu.
Masalah ini ada dalam QS.Maryam : 59

فَخَلَفَ مِنْ بَعْدِهِمْ خَلْفٌ أَضَاعُوا الصَّلَاةَ وَاتَّبَعُوا الشَّهَوَاتِ ۖ فَسَوْفَ يَلْقَوْنَ غَيًّا

"Kemudian datanglah setelah mereka, pengganti yang mengabaikan salat dan mengikuti keinginannya, maka mereka kelak akan tersesat,".

Yuk, sama-sama cek n ricek bagaimana shalat kita, sudah khusyuk kah belum? Karena kekhhusyukan shalat kita akan berpengaruh dengan kepribadian diri kita. Jika kita bisa khusyuk dalam shalat maka kita akan terhindar atau akan disulitkan dari perbuatan-perbuatan yang tidak disukai Allah Subhanallahi wa ta'ala.

2. Ujian melalui Kesombongan Diri
Jika hati keras menjadikan lupa diri dan sombong, periksa bagaimana hubungan kita dengan orang tua kita, terutama dengan Ibu.
Sesuai firman Allah Subhanallahi wa ta'ala dalam QS.Maryam : 32

وَبَرًّا بِوَالِدَتِي وَلَمْ يَجْعَلْنِي جَبَّارًا شَقِيًّا

"dan berbakti kepada ibuku, dan Dia tidak menjadikan aku seorang yang sombong lagi celaka."

Yuk, mulai sekarang sering ajak ngobrol Ibu kita. Selagi beliau masih ada, selalu berusaha membahagiakan dan menyenangkan hatinya. Jika terpisah jarak, sering-seringlah menanyakan kabarnya, bisa via telepon atau melalui pesan singkat. Jika kita sudah menikah, tidak ada salahnya memperbaiki hubungan dengan Ibu mertua kita juga.

3. Ujian melalui Tekanan Batin atau Depresi
Jika kita merasa selalu tertekan atau tidak mudah menerima keadaan di sekitar kita, langsung periksa bagaimana hubungan kita dengan Al Quran dan perbanyaklah dzikir.

QS.Ṭāhā : 124

وَمَنْ أَعْرَضَ عَنْ ذِكْرِي فَإِنَّ لَهُ مَعِيشَةً ضَنْكًا وَنَحْشُرُهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ أَعْمَىٰ

"Dan barang siapa berpaling dari peringatan-Ku, maka sungguh, dia akan menjalani kehidupan yang sempit, dan Kami akan mengumpulkannya pada hari Kiamat dalam keadaan buta."

Sudah berapa lama musaf Al Quran yang kita miliki tidak tersentuh? Yuk ambil wudhu dan rutinkan baca Al Quran, paksa diri ini untuk membaca setiap hari. Jika tidak bisa 1 juz, bisa setengah juz. Jika belum bisa, bisa 1 lembar. Jika belum kuat juga, bisa 1 halaman. Karena 1 huruf Al Quran yang kita baca akan mendapat 10 kebaikan. Nah, semakin banyak bacaan Al Quran yang kita baca, insya Allah semakin banyak pula kebaikan yang kita dapatkan dan hati pun menjadi lebih tenang.

4. Ujian melalui Kebimbangan Hati
Jika kita tidak kokoh dan kuat dalam kebenaran agama kita, maka segera periksa bagaimana pelaksanaan terhadap nasihat atau ilmu yang didengar atau didapatkan.
QS.An-Nisā : 66

وَلَوْ أَنَّا كَتَبْنَا عَلَيْهِمْ أَنِ اقْتُلُوا أَنْفُسَكُمْ أَوِ اخْرُجُوا مِنْ دِيَارِكُمْ مَا فَعَلُوهُ إِلَّا قَلِيلٌ مِنْهُمْ ۖ وَلَوْ أَنَّهُمْ فَعَلُوا مَا يُوعَظُونَ بِهِ لَكَانَ خَيْرًا لَهُمْ وَأَشَدَّ تَثْبِيتًا

"Dan sekalipun telah Kami perintahkan kepada mereka, "Bunuhlah dirimu atau keluarlah kamu dari kampung halamanmu," ternyata mereka tidak akan melakukannya kecuali sebagian kecil dari mereka. Dan sekiranya mereka benar-benar melaksanakan perintah yang diberikan, niscaya itu lebih baik bagi mereka dan lebih menguatkan (iman mereka),"

Mungkin selama ini banyak hal atau ilmu agama yang belum kita ketahui karena keterbatasan satu atau lain hal. Nah, begitu kita mendapat ilmu atau nasihat yang mengajak ke kebaikan alangkah baiknya segera dilaksanakan dan bertaubat atas kesalahan yang pernah dilakukan.

Demikian 4 masalah yang banyak terjadi dalam kehidupan manusia. Semoga kita bisa terus memperbaiki ibadah kita, memperbanyak interaksi dengan Al Quran dan slalu berdzikir, memperbaiki hubungan dengan orang tua khususnya Ibu kita, dan segera melaksanakan ilmu atau nasihat yang kita dapatkan.
Aamiin.


(Intisari materi kajian offline Bengkel Diri Jabodetabek by Ummu Balqis)

#problemsolving #masalahkehidupan #quran #bengkeldiri #byummubalqis




Preparatin to Toilet Training

بسم الله الر حمن الر حيم


Assalamualaikum Moms hebat,

Lagi musim hujan ni ya, waspada banjir jadi kudu jaga kebersihan dan kondisikan sampah-sampahnya yaa...
Apalagi sampah diapers nih yang paling banyak memenuhi sungai-sungai kecil di jalanan.
Maka dari itu disini saya akan sedikit membahas masalah toilet training bagi para moms yang punya balita di rumah.
Karena secara tidak langsung, semakin cepat kita memulai toilet training akan berpengaruh pada kondisi lingkungan kita.
Daripada kita menyalahkan para petinggi negara, lebih baik memulai dari diri kita sendiri dengan mengurangi limbah diapers.




Pertanyaan yang biasanya muncul adalah 
"ribet ga sih?" Hmmm.. pastinya ya, tapi itu cuma di awal kok...
"Pasti dirumah jadi bau ompol?" Ga kok kalau langsung dibersihin pas anak ngompol. 
Cuma butuh ekstra stock celana dan tentunya ekstra double triple sabar aja....hehehe

Kapan memulai Toilet Training?

Toilet training sebaiknya dilakukan sejak dini. Idealnya, setelah memasuki usia 18 bulan si Kecil bisa mulai dilatih untuk toilet training, karena ia telah mampu berdiri sendiri dengan baik dan jadwal BAK & BAB yang semakin teratur. 
Usia 18 bulan itu idealnya ya Moms, tentunya bisa disesuaikan dengan kondisi anak dan moms masing-masing. 
Intinya semakin cepat kita memulai, semakin cepat kita memetik hasilnya. Mau sekarang atau nanti, kita tetap akan melalui proses Toilet Training. Semakin cepat semakin baik menurut saya pribadi, karena setelah anak masuk fase terrible two (usia 2thn), anak akan lebih sulit dikondisikan. Dimana anak jdi lebih senang menolak ajakan kita, lebih mudah marah atau cranky dan itu akan semakin menguras kesabaran kita.

Nah kondisi anak yang perlu kita jadikan patokan bahwa anak sudah siap toilet training seperti di bawah ini ya Moms..

1. Menunjukkan perasaan ga nyaman pas pakai diapers yang basah.
2. Periode buang air kecil sudah semakin teratur. Biasanya sekitar 2-3 jam sekali.
3. 'Kepo' alias pengan tahu kalau orang tua atau ada orang dewasa yang masuk-keluar kamar mandi.
4. Bisa duduk tenang selama 2-5 menit.
5. Menunjukkan keinginan untuk mandiri, maksudnya anak ingin melakukan berbagai hal sendiri.
6. Anak sudah paham dan mengerti instruksi.
7. Anak tidak BAB di popok saat malam hari.


Saat sudah mantap mau lepas diapers dirumah dan mau mulai toilet training, jangan berekspektasi terlalu tinggi. Jangan berharap bisa langsung full ga ngompol seharian ya, tapi niatkan mau melatih anak biar mulai terbiasa BAK dan BAB di toilet langsung.


Ini based on experience dan hasil belajar dari banyak sumber. Karena anak saya no diapers sejak bayi (pakai cuma pas pergi atau mamak lagi tumbang aja), jadi Moms bisa sesuaikan dengan kondisi masing-masing ya...

Oiya ga usah ribet mikir make potty seat dll dlu. Intinya, mau melatih anak untuk BAK dan BAB di toilet, bukan di celananya 😁✌

Gimana mulainya?
👉Amati tanda2 anak mau BAK dan BAB
Karna dri awal aku dah komit no diapers, jadi tanda2 anak mau pips atau pups bisa keliatan dri sekitar 6bulan. Bisa dilihat dari ekspresi atau gerak geriknya, biasanya dari gerdikan kepala atau anak mulai pegang2 area "bawahnya" klo mau pips (kalo anak cowok lebih gampang lgi, bisa dicek si "itunya" akan tegap berdiri😁).
Nah kalo BAB lebih keliatan jelas tandanya, dilihat dari raut wajah dan ekspresinya yang sedang berusaha mengeluarkan sesuatu atau biasanya anak akan mulai sering kentut.

👉Bagi yang belum mengetahui tanda2 diatas, bisa memulai dengan menjadwalkan anak untuk BAK dan BAB di toilet
Ini bisa dimulai saat anak dah berdiri tegap atau mulai bisa bicara, ajak ngobrol anak utk BAK dan BAB di toilet seperti ortunya. Anak sedari nayi sudah paham kalau sering diajak ngobrol, dan berikan contoh saat kita mau ke toilet (ini under 2years ya).

1. Ajak anak tiap bangun tidur langsung ke toilet.
Pastikan anak sudah dalam kondisi "on" dan biarkan anak membaca situasi di dalam toilet. Biasanya anak akan pips dengan sendirinya.
2. Ajak anak untuk ke toilet setiap 2jam sekali
Tawarkan anak untuk pips, basahi kakinya dengan sedikit air dan tunggu beberapa saat. Kalau sudah berhasil pips, beri pujian ke anak dan sampaikan untuk pips di toilet seperti ini lagi.
Tapi jika memang belum mau keluar pips nya coba ulangi setengah jam kemudian.
Untuk BAB sesuaikan dengan keinginan anak, klo anak belum bisa ngomong bisa dilihat dari ekspresi atau anak mulai kentut. 
Dengan ritme seperti ini, lama kelamaan anak akan terbiasa dan bisa bilang sendiri kalau mau BAK atau BAB.
3. Untuk malam hari juga harus dibiasakan ga ngompol di kasur.
Sebelum tidur, sounding ke anak agar bangun kalau mau pips. Saat tengah malam anak kebangun nangis (yang wajar) biasanya antara mau minta nyusu atau mau BAK. Mulai dengan mengajaknya ke toilet terlebih dahulu dan tawarkan untuk pips.
Cara-cara tersebut sudah saya praktekkan ke anak saya sejak berumur 1,5tahun. Dan sampai sekarang usia 26bulan anak saya masih konsisten pips tengah malam (sekitar jam 23.00-01.00) dan sebelum subuh.
Setelah terbangun untuk pips langsung bisa dilanjut tidur lagi. Jadi kebangun malam hanya untuk ke toilet karena dari awal menyapih anak saya tidak mau minum apalagi ngemil di tengah malam.


Ok de, demikian sekelumit cara yang bisa dipakai untuk memulai toilet training ke anak.
Semoga bisa bermanfaat dan lingkungan kita bisa lebih terjaga kebersihannya agar tidak terkena dampak banjir.
Wassalam


Benahi Diri dengan Bengkel Diri



بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم



Berawal dari baca quote bijak yang banyak di-like teman-teman di Instagram, baca captionnya selalu membuat hati ini tergugah untuk mengiyakan argumen-argumennya. Langsung saja saat itu autofollow akun IGnya dan stalking feed plus bionya. Yaa, siapa lagi kalau bukan Ummu Balqis, influencer yang selalu menyentil masalah akidah, yang sangat menginspirasi dan multitalent karena bukan sekedar influencer plus entrepreneur saja, tetapi juga founder sekolah online yang bernama Bengkel Diri.
Dari namanya saja sudah cukup menggelitik hati saya saat itu, seperti tersadar "hmmm... iya yaa, jiwa ini kayaknya perlu dimasukin ke bengkel deh.."😆😆

Akhirnya, saya pun cerita ke suami untuk minta ijin daftar kuliah bengkel diri tersebut. Justru suami saya yang lebih penasaran dan mencari tau seluk beluk program kuliah ini karena tidak ingin istrinya salah mendapatkan ilmu. Padahal waktu itu saya sudah mantap saja mendaftar tanpa pikir panjang dan "lupa diri" bahwa saat itu saya masih sering kewalahan dengan aktifitas dirumah sebagai newbe Full Mommy di kota perantauan yang jauh dari sanak keluarga.

Mungkin itulah yang namanya hidayah Allah Subhanallahi wa ta'ala, karena jujur saja saya ini minim ilmu agama. Dan saya ikut kuliah ini sebagai salah satu usaha saya untuk upgrade diri agar bisa menjadi muslimah yang lebih bermanfaat untuk agama dan keluarga kecil saya. Yang ada dipikiran saya saat itu, saya ingin menjadi teladan yang baik agar anak saya kedepannya menjadi generasi Islami yang hebat. آمِيْن يَا رَبَّ العَالَمِيْنَ 




Singkat cerita,
27 Maret 2019 adalah hari pertama kuliah saya waktu itu yang diisi dengan orientasi kelas. Dengan hati berdebar-debar siap membongkar diri untuk dibenahi melalui kuliah Bengkel Diri ini. 
Kuliah berlangsung selama 2 bulan dengan 20 materi yang berimbang antara ilmu agama dan skill dunia. Selain itu, diberikan juga materi tahsin yang membuat tersadar bahwa selama ini bacaan Quran saya masih berantakan 🙈.
Materi kuliah diberikan dalam bentuk slide dan voice note yang dikirimkan melalui Whats Apps Group yang dibagi dalam beberapa kelas. Masing-masing kelas memiliki wali kelas sebagai moderator dalam sesi tanya jawab dan juga sangat perhatian dalam menyemangati kita untuk mengerjakan tugas yang diberikan. Awalnya sempat shock dengan tugas harian yang diberikan karena saya masih sering kewalahan dengan tugas domestik bersama si kecil yang saat itu masih berumur 16bulan yang sedang sangat aktif dan minta full perhatian. Tapi dengan niat yang lurus dan semangat serta bantuan dari suami, jadi yakin bisa mengerjakan tugas harian dan tugas materi yang diberikan.
Setelah mengikuti kuliah Bengkel Diri, banyak perubahan besar dalam diri baik dari segi ibadah maupun aktivitas keseharian saya. Saya yang dulu amat sangat moody, sekarang menjadi lebih bisa mengontrol emosi dan mood saat anak cranky atau saat ada masalah. Saya jadi suka mendengarkan kajian di Youtube daripada mendengar lagu-lagu yang sedang hits. Saya jadi selalu merasa haus ilmu dan jadi mulai rajin membaca buku berbobot daripada membaca novel. Dan masih banyak hal positif lainnya, dimana suami pun merasakan perubahannya, sehingga menyemangati saya untuk segera lanjut ke level 2 saat saya selesai kuliah di level 1 waktu itu.
Dan selang beberapa bulan, saat kuliah Level 2 dibuka kembali untuk angkatan 4, saya pun mendaftar dan perkuliahan baru saja selesai per tanggal 24 November 2019 yang lalu..

Oleh karena itu, saya juga ingin banyak teman-teman yang lain bisa ikut kuliah Bengkel Diri ini agar hidup kita akan lebih bermanfaat di dunia dan mempunyai bekal untuk di akhirat nanti.
Karena Kuliah Bengkel Diri ini memberikan ilmu yang berimbang antara dunia dan akhirat dengan materi yang sangat lengkap, mulai dari akidah, manajemen waktu dan emosi, manajemen komunikasi dan juga ilmu parenting. Selain itu juga diberikan materi dalam pengembangan diri seperti ilmu bisnis, fotografi, dan kelas jurnalistik. Bahkan di level 2 ada Kelas Psikologi dan Fiqih Keluarga.
Mengenai tugas harian, berisi laporan amalan harian kita sehari-hari yang dikirimkan ke wali kelas masing-masing. Amalan harian yang dilakukan seperti shalat wajib dan shalat sunnah, baca Al Quran, dzikir pagi dan petang, ukhuwah dan dakwah, serta mengikuti kajian online atau offline.
Tugas harian ini benar-benar menjadi trigger tersendiri untuk saya untuk memperbanyak amalan harian yang sebelumnya jarang saya lakukan. Sehingga saat kuliah selesai, kita masih terbiasa dengan rutinitas amalan harian tersebut.

Blog ini pun sebagai bukti nyata perubahan dalam diri, atas tugas yang diberikan dalam materi Blogging Kelas Jurnalistik. Semoga dengan adanya komunitas blogger Bengkel Diri ini, saya jadi terus bersemangat untuk menulis sesuatu yang bermanfaat melalui blog ini sebagai bentuk dakwah untuk mendapat ridha Allah Subhanallahi wa ta'ala.
آمِيْن يَا رَبَّ العَالَمِيْنَ


Wassalam.