Kupas Tuntas Isu Dukhan di Pertengahan Ramadhan

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم


Assalamualaikum...

Kembali lagi dalam tulisan  saya yang kali ini akan membahas sebuah isu yang sedang marak diributkan sebagian kalangan. Beredar isu adanya benturan asteroid dan terjadi dukhan di pertengahan Ramadhan tahun ini, yang diprediksi terjadi pada 15 Ramadhan 1441 Hijriyah yang bertepatan dengan hari Jumat, 8 Mei 2020. Entah isu tersebut bermula dari mana dan tidak perlu kita pusingkan mencari pelakunya.
Yang perlu cepat kita cari tau adalah kebenaran isu tersebut dengan menanyakan ke ahlinya. Kebetulan saat membuka beranda instagram, muncul postingan dari Ustadz Adi Hidayat (cek disini) yang akan membahas isu ini dalam program kajian rutin selama Ramadhan yaitu Aku Suka (Ayo Kultum Sejenak untuk Berbuka) di channel YouTube Ustadz Adi Hidayat Official (cek disini) edisi 14 Ramadhan tepatnya tanggal 7 Mei 2020.

Pembahasan isu ini dijelaskan secara jelas dan rinci secara ilmiah oleh beliau, baik dari sisi Sains dan juga dari sisi ilmu Hadits. Nah, langsung saja saya coba tulis rangkumannya disini ya.  


Mengenai isu benturan asteroid

Informasi dari LAPAN (Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional), Bosscha, dan NASA, bahwa ada benda  langit yang mendekati bumi pada 7 Mei 2020 pukul 21.48 (universal time) atau sekitar pukul 04.48 WIB di tanggal 8 Mei 2020 yang tepatnya 15 Ramadhan 1441H. Benda itu bernama "Asteroid 2016 HP6" dengan kecepatan 5,72 km/s yang jaraknya 1,66 juta dari bumi atau lebih mudah jaraknya 4,3 kali lipat dari jarak bulan ke bumi. Menariknya, fakta dari LAPAN menjelaskan bahwa benda ini tidak dapat diamati baik dari segi magnitudo maupun ukuran, sehingga benda ini tidak berbahaya.

Kejadian serupa pun pernah terjadi sebelumnya pada tahun 2018 silam, tepatnya pada tanggal 13 Mei 2018 dan jaraknya waktu itu lebih dekat ke bumi, yaitu 831.672km dan alhamdulillah tidak ada kejadian benturan pada 2018 yang lalu. Jadi, ini adalah fase yang kedua Asteroid 2016 HP6 mendekati bumi dan jaraknya justru semakin jauh, melebihi jaraknya bulan ke bumi yang setiap hari mengelilingi bumi.  
Lagi pula, maraknya isu ini hanya ada di Indonesia, karena di media asing manapun tidak ada yang memberitakan akan kejadian ini terlebih lagi NASA yang mempunyai teknologi yang paling canggih saat ini. 

Oleh karena itu, tidak ada lagi yang perlu kita khawatirkan akan ada benturan benda langit ke bumi ya...

Persoalan berikutnya, mengenai 15 Ramadhan yang diisukan akan terjadi dukhan dan semacamnya.

Sebelumnya kita akan bahas sedikit, apa itu dukhan?

Banyak ulama menyebutkan bahwa dukhan merupakan salah satu dari tanda-tanda kiamat akan tiba. Dukhan adalah kabut atau asap nyata yang turun dari langit yang akan menutupi bumi dan berlangsung dalam kurun waktu yang lama. Sebagaimana tertuang dalam Al Quran surah ke 44 yaitu QS. Ad Dukhan yang dapat kita baca pada mushaf kita masing-masing.

Hadits yang dikaitkan dengan fenomena asteroid yang mendekati bumi pada Jumat, 8 Mei 2020 ini adalah sebuah hadits dalam kitab Al-Fitan yang diriwayatkan oleh Nu'aim bin Hammad pada halaman 228, hadits no 638 yang berbunyi:

إِذَا كَانَتْ صَيْحَةٌ فِي رَمَضَانَ فَإِنَّهُ يَكُونُ مَعْمَعَةٌ فِي شَوَّالٍ، وَتَمْيِيزُ الْقَبَائِلِ فِي ذِيِ الْقَعْدَةِ، وَتُسْفَكُ الدِّمَاءُ فِي ذِيِ الْحِجَّةِ وَالْمُحَرَّمِ، وَمَا الْمُحَرَّمُ» ، يَقُولُهَا ثَلَاثًا، «هَيْهَاتَ هَيْهَاتَ، يُقْتَلُ النَّاسُ فِيهَا هَرْجًا هَرْجًا» قَال َ: قُلْنَا : وَمَا الصَّيْحَةُ يَا رَسُولَ اللَّهِ؟ قَالَ : ” هَدَّةٌ فِي النِّصْفِ مِنْ رَمَضَانَ لَيْلَةَ جُمُعَةٍ، فَتَكُونُ هَدَّةٌ تُوقِظُ النَّائِمَ، وَتُقْعِدُ الْقَائِمَ، وَتُخْرِجُ الْعَوَاتِقَ مِنْ خُدُورِهِنَّ، فِي لَيْلَةِ جُمُعَةٍ، فِي سَنَةٍ كَثِيرَةِ الزَّلَازِلِ، فَإِذَا صَلَّيْتُمُ الْفَجْرَ مِنْ يَوْمِ الْجُمُعَةِ فَادْخُلُوا بُيُوتَكُمْ، وَاغْلِقُوا أَبْوَابَكُمْ، وَسُدُّوا كُوَاكُمْ، وَدِثِّرُوا أَنْفُسَكُمْ، وَسُدُّوا آذَانَكُمْ، فَإِذَا حَسَسْتُمْ بِالصَّيْحَةِ فَخِرُّوا لِلَّهِ سُجَّدًا، وَقُولُوا : سُبْحَانَ الْقُدُّوسِ، سُبْحَانَ الْقُدُّوسِ، رَبُّنَا الْقُدُّوسُ، فَإِنَّ مَنْ فَعَلَ ذَلِكَ نَجَا، وَمَنْ لَمْ يَفْعَلْ ذَلِكَ هَلَكَ “ 

Yang artinya adalah:  
"Bila terdengar suara dahsyat terjadi pada bulan Ramadhan, maka akan terjadi suatu huru-hara pada bulan Syawal, semua suku akan saling berselisih pada bulan Dzulqa'dah, pertumpahan darah terjadi pada bulan Dzulhijjah dan Muharram, dan apa itu Muharram? "Pada bulan itu banyak manusia yang terbunuh." Rasulullah sampai mengulangnya tiga kali.  Para sahabat pun bertanya, "Suara dahsyat apa itu, Rasul?"  Rasulullah menjawab, "Suara keras yang terjadi pada pertengahan bulan Ramadhan, yaitu tepatnya malam Jumat, itu suara dahsyat yang nanti akan mengagetkan orang-orang yang sedang tertidur, membuat orang yang berdiri menjadi duduk, para wanita terhempas keluar dari kamarnya.  Pada malam Jumat di tahun tersebut banyak terjadi gempa bumi, jika kalian telah melaksanakan salat Subuh di hari Jumatnya, maka masuklah ke dalam rumah, kunci pintu rumah, tutup lubang-lubangnya, lindungi diri kalian dengan selimut, tutuplah telinga kalian.  Jika kalian merasakan suara dahsyat, maka agungkanlah Allah dengan bersujud, dan berdoa Subhanal Quddus, Subhanal Quddus, Rabbunal Quddus. Orang yang melakukan hal tersebut itu akan selamat, dan yang tidak melakukannya akan celaka." 

Dari hadits tersebut memunculkan asumsi terjadi pada tahun ini karena pertengahan Ramadhan tepatnya 15 Ramadhan 1441H bertepatan pada hari Jumat yang mana juga terdapat asteroid yang mendekati bumi (yang jaraknya 4,3 kali lipat dari jarak bulan ke bumi)

Lalu bagaimana sanad akan hadits tersebut?

Pada awal kitab biasanya terdapat ulasan dari beberapa imam atau ahli hadits mengenai isi hadits dari kitab yang ditulis. Pada jilid awal kitab tersebut dijelaskan bahwa hadits-hadits di dalamnya itu bisa dibilang mengingkari atau berbeda dengan imam atau ahli hadits yang lebih populer dan otoritatif, sehingga hadits tersebut menyelisihi riwayat lain. 
Oleh karena itu, hadits yang menyelisihi ini alangkah baiknya diabaikan saja karena tidak bisa dijadikan hujjah (dalil).
Selain itu, ditemukan pula bahwa hadits tersebut merupakan rangkaian suatu bab yang membahas mengenai jatuhnya Kekhalifahan Abbasiyah yang mana pada masa itu pernah terjadi suatu pekikan atau dentuman besar. 

Jadi sebenarnya hadits tersebut tidak bisa dijadikan landasan karena tidak ada kaitan sama sekali dengan masalah dukhan atau kiamat sekalipun.

Kesimpulannya:

1. Berdasarkan informasi dari LAPAN tidak ada kejadian benturan asteroid karena benda langit tersebut jaraknya sangat jauh, sehingga tidak berbahaya.
2. Hadits yang diklaim akan terjadi Dukhan di 15 Ramadhan, ternyata tidak ada kaitannya karena sebenarnya membahas tentang jatuhnya Bani Abbas.
3. Riwayat hadits yang diambil dari kitab Al Fitan tersebut menyelisihi riwayat lain, maka diabaikan saja.

Alangkah baiknya, kita sebagai umat muslim saat mendapat kabar atau isu yang beredar, tidak langsung panik atau langsung menyebarkannya kembali. Berikut kaidah ilmu selekti dalam ajaran Islam:

1. Seluruh Aktivitas Punya Dasar Ilmu

QS. Al-Isra' ayat 36

وَلَا تَقْفُ مَا لَيْسَ لَكَ بِهِ عِلْمٌ ۚ إِنَّ السَّمْعَ وَالْبَصَرَ وَالْفُؤَادَ كُلُّ أُولَٰئِكَ كَانَ عَنْهُ مَسْئُولًا

Dan janganlah kamu mengikuti sesuatu yang tidak kamu ketahui. Karena pendengaran, penglihatan, dan hati nurani, semua itu akan diminta pertanggungjawabannya.

2. Orang yang beriman wajib mengecek kebenaran informasi yang didapat

QS. Al-Hujarat ayat 6

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنْ جَاءَكُمْ فَاسِقٌ بِنَبَإٍ فَتَبَيَّنُوا أَنْ تُصِيبُوا قَوْمًا بِجَهَالَةٍ فَتُصْبِحُوا عَلَىٰ مَا فَعَلْتُمْ نَادِمِينَ

Wahai orang-orang yang beriman! Jika seseorang yang fasik datang kepadamu membawa suatu berita, maka telitilah kebenarannya, agar kamu tidak mencelakakan suatu kaum karena kebodohan (kecerobohan), yang akhirnya kamu menyesali perbuatanmu itu.

3. Jika punya persoalan atau mencari informasi cepat tanyakan ke pakarnya

QS. An-Nahl ayat 43

وَمَا أَرْسَلْنَا مِنْ قَبْلِكَ إِلَّا رِجَالًا نُوحِي إِلَيْهِمْ ۚ فَاسْأَلُوا أَهْلَ الذِّكْرِ إِنْ كُنْتُمْ لَا تَعْلَمُونَ

Dan Kami tidak mengutus sebelum engkau (Muhammad), melainkan orang laki-laki yang Kami beri wahyu kepada mereka; maka bertanyalah kepada orang yang mempunyai pengetahuan jika kamu tidak mengetahui,

Semoga 3 langkah ini bisa kita jadikan pedoman untuk menjalani kehidupan saat ini dimana banyak hoaks yang beredar melalui media daring, yang justru membuat resah dan panik. 
Rasa panik dan ketakutan juga bisa kita jadikan tolok ukur sejauh mana tingkat keimanan kita.

Terakhir,
Kita tidak perlu memikirkan kapan kiamat terjadi (karena pasti akan tetap terjadi)

QS. Luqmān : 34

إِنَّ اللَّهَ عِنْدَهُ عِلْمُ السَّاعَةِ وَيُنَزِّلُ الْغَيْثَ وَيَعْلَمُ مَا فِي الْأَرْحَامِ ۖ وَمَا تَدْرِي نَفْسٌ مَاذَا تَكْسِبُ غَدًا ۖ وَمَا تَدْرِي نَفْسٌ بِأَيِّ أَرْضٍ تَمُوتُ ۚ إِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ خَبِيرٌ

Sesungguhnya hanya di sisi Allah ilmu tentang hari Kiamat; dan Dia yang menurunkan hujan, dan mengetahui apa yang ada dalam rahim. Dan tidak ada seorang pun yang dapat mengetahui (dengan pasti) apa yang akan dikerjakannya besok. Dan tidak ada seorang pun yang dapat mengetahui di bumi mana dia akan mati. Sungguh, Allah Maha Mengetahui, Maha Mengenal.

Karena sesungguhnya kematian pun merupakan salah satu kiamat sugra yang bisa terjadi kapan saja tanpa ada pemberitahuan sama sekali.
Jadi, yang perlu kita pikirkan adalah bagaimana amal kita untuk bekal ke akhirat nanti. Mari terus memperbaiki diri, memperbanyak ilmu, dan terus menebarkan manfaat agar bisa menjadi amal jariyah kelak..aamiin

Akhir kata, wassalamualaikum.


22 komentar:

  1. Terima Kasih pencerahannya mb.. Sy sih ga keemakan isu ini, cuma ibu sy kmrn sempat worry dg isue ini,nyari info via gugel dll.. alhamdulillah skrg sy Makin paham, jazakillah khayr ❤️

    BalasHapus
  2. Jazakillah tulisannya Mbak, blm sempat nyimak kajian ini sampe habis hehe

    BalasHapus
  3. subhanallah...saya baru tau malah ada issue ini dan sempet kmrn denger teman kantor pun bahas ini tpi ga bgtu ngeuh
    epek jarang nonton tipi dan lockdown medsos (fb, tuiter n igeh)
    Mksh sharingnya

    BalasHapus
  4. Terima kasih mba..saya jadi tau isu yang ada sekarang dan kebenarannya

    BalasHapus
  5. Alhamdulillah mb semakin jelas si.. kmren berusaha mengumpulkan serpihan2 ilmu. Dan disini smakin dikuatkan.. Bismillah smoga kita tidak lupa atau terlena untuk bersiap.. Aamin.

    BalasHapus
  6. Wah sy justru baru denger isunya karena jarang update berita 😅. Tapi memang bener, zaman skrg harus semakin selektif baca berita. Makasih sharingnya ya mba.

    BalasHapus
  7. Emang cukup rame juga nih aku denger beritanya.
    Mudah-mudahan kita semua di panggil dalam keadaan khusnul khatimah

    BalasHapus
  8. Jzk Mba atas pencerahannya.. iya heboh bgt kmrn itu Mba..

    BalasHapus
  9. Saya baru dengar isu ini mba.. Terimakasih

    BalasHapus
  10. Setuju sekali dengan nasihat yang diberikan, orang-orang seringkali panik mendengar berita yang belum tentu kebenarannya dan tanpa pikir panjang lansung share ke group-group tanpa meneliti dan melakukan cross check apakah berita terebut valid atau tidak. Terimakasih atas sharingnya

    BalasHapus
  11. Wah terima kasih penjelasannya mba 😊

    BalasHapus
  12. Kemarin cuma dengar sekilas tentang dukhan. Alhamdulillah sekarang dapat penjelasannya. Makasih Mba 😊

    BalasHapus
  13. Terima kasih Mba tulisannya, bermanfaat sekali. Kebetulan memang isu ini ramai beberapa waktu lalu.. Namun Alhamdulillah kita masih dikaruniai kesempatan utk menjalani Ramadhan hingga hari ini dan semoga dapat terus kita maksimalkan..

    BalasHapus
  14. jazakillah sharing nya mbak, alhamdulillah diingatkan lagi untuk selalu tabayyun. saring dulu sebelum sharing ya mbak 😁👍🏻

    BalasHapus
  15. Jazakillah Khair mba atas informasi sehat nya.. memang harus cerdas memilah informasi karena akan turun ke perilaku ya..

    BalasHapus
  16. Subhanallah.. baru tau soal adanya isu itu.. makasih udah sharing ❤️

    BalasHapus
  17. Wah iya ini mba, pas ada issue ttg Dukhan alhamdulillah UAH lgsg posting, kmrn sy jg ikut nonton beliau, 😁

    BalasHapus
  18. Allahumma Aamiin. Masya Allah ya sungguh Islam itu begitu parpurna. Sayangnya masih banyak kaum muslim yang terburu-buru dan panik. Bahkan menyebar sesuatu hal yang belum tentu benar. Bismillah terus srmangat ngeblog untuk dakwah dan kebaikan ya!

    BalasHapus
  19. Waktu denger berita ini saya sempat heran Mba. Kok bisa ada berita kayak gini. Sumbernya ga jelas, bawa2 hadits pula. Karena infonya juga ga jelas jadi saya abaikan saja

    BalasHapus
  20. Masyaallah..jazakillah khair sharingnya

    BalasHapus
  21. Bener banget yaa kita harus hati-hati dengan berbagai informasi yang cepat sekali menyebar dan tetap mengingat kematian itu yaa harus setiap detik

    BalasHapus
  22. Iya mba setuju, kita tidak perlu memikirkan kapan kiamat terjadi (karena pasti akan tetap terjadi). Tapi ternyata sebagian orang ada juga yg tidak seperti itu. Subhanallah

    BalasHapus

Terimakasih sudah berkunjung, dengan senang hati menerima masukan saran dan komentar Anda 😊🙏