Let's Read Baby! 5 Langkah Menumbuhkan Minat Baca Anak Sedini Mungkin

بِسْــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْـــــم

 

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُه


Let's Read baby!


Siapa disini yang suka membaca? 

Kalo kita tanyakan ke mommies nih, pasti jawabannya beda-beda ya.. Tapi begitu pertanyaaannya dirubah,

Siapa yang mau anaknya hobi membaca?

Pasti ibu-ibu serempak menjawab sambil tunjuk tangan.

Karena pada dasarnya setiap orang tua pasti ingin yang terbaik untuk anaknya, termasuk menumbuhkan minat baca anak. Karena seperti sudah kita ketahui bahwa dengan membaca, banyak ilmu dan pengetahuan yang bisa kita dapatkan.

Semakin aku banyak membaca, semakin aku banyak berpikir, semakin aku banyak belajar, semakin aku sadar bahwa aku tak mengetahui apapun. 

~ Voltaire ~

Jelas sekali bukan? bahwa dengan membaca banyak hal yang bisa kita dapatkan. Mulai bertambahnya pengetahuan dan wawasan, meningkatkan daya ingat, menjadi pribadi yang lebih berpikir, yang mana otak kita pun jadi makin berkembang dengan bertambahnya kosakata yang kita dapatkan dari membaca. 

Nah kebayang kan kalo ini kita berikan ke anak-anak kita saat golden age. Masa golden age adalah masa emas pada anak-anak di awal kehidupannya yaitu pada usia 0-5 tahun. Pada masa ini, otak anak-anak mampu menyerap secara cepat berbagai informasi yang diterima, sehingga sangat penting untuk mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangannya. Oleh karena itu, pasa masa inilah waktu yang tepat untuk kita sebagai orang tua memberikan simulasi-simulasi untuk memaksimalkan kebutuhan otaknya. 

Yup, salah satunya dengan mengenalkan buku sedari bayi untuk menumbuhkan minat baca anak hingga dewasa kelak. Sayangnya, untuk saat ini mengajarkan anak cinta buku menjadi tantangan yang semakin sulit karena kemajuan teknologi yang hampir semua hal beralih ke digital. Terlebih lagi media elektronik menampilkan visual yang penuh warna dan juga interaktif sehingga anak-anak pun betah berlama-lama menggunakannya. Hal ini membuat buku menjadi kurang diminati dan terlihat membosankan bagi sebagian anak. Akan tetapi sebagai orang tua, pasti kita bisa mencari celah untuk tetap memberikan yang terbaik untuk anak-anak kita.


Berdasarkan pengalaman pribadi dalam usaha mengajarkan anak gemar membaca, saya akan coba bagikan tips dan trik untuk menumbuhkan minat baca anak di era digital seperti saat ini. 


1. Kenalkan buku ke anak sedini mungkin

Bayi belum mengenal banyak hal dan apa yang kita kenalkan ke bayi sejak awal menjadi sesuatu yang menarik bagi si kecil. Saat bayi mulai belajar tengkurap adalah saat yang ideal untuk mengenalkan benda-benda dengan beragam warna yang cerah untuk membuat dia betah berlama-lama latihan tengkurap. Nah, berilah buku yang aman dengan ragam gambar dan warna yang cerah agar menarik perhatiannya. 

Softbook
Contoh soft book dan mainan untuk bayi. (Dokpri)

Tapi perlu diingat saat ini kita hanya ingin mengenalkan buku, bukan untuk menyuruhnya membaca (karena memang belum saatnya yaa). Berikan buku dengan bahan kain yang lembut yang berisi busa agar aman untuk si kecil saat mulai memegang dan membolak-balik lembaran bukunya.


2. Bacakan buku dengan intonasi suara yang menarik

Saat bayi sudah mulai duduk, kita sudah bisa mulai membacakan buku bergambar dengan cerita singkat di dalamnya. Bacakan dengan penuh intonasi dan mimik wajah yang beragam sesuai isi cerita agar anak semakin tertarik dan antusias mendengarkan cerita dari buku yang kita bacakan. Ada juga jenis buku yang bisa mengeluarkan suara (sound book/noisy book) yang bisa kita dapatkan di toko buku besar atau di berbagai e-commerce favoritmu. 

Saat anak bermain soundbook 3lingual (dokpri)

Biasanya buku bercerita tentang binatang atau alat transportasi akan membuat si kecil tertarik, sambil kita sebutkan satu-satu nama binatang atau jenis apapun yang ada dalam gambar buku. Pilihlah buku dengan bahan karton yang tebal agar tidak mudah sobek saat anak mulai tertarik dan membolak-balik isi buku tersebut.

Usahakan membacakan buku untuk si kecil setiap hari untuk menjadikan habits hingga dewasa kelas. Membacakan buku juga bisa kita lakukan untuk pengantar tidur anak kita yang tersayang.


3. Membaca buku sambil bermain dan menceritakan kembali isi buku

Siapa yang sudah tau tentang bookish play?

Yang belum tau, bisa baca lengkapnya disini ya >>Bookish Play, Tumbuhkan Generasi Anak Cinta Buku 

Jadi kegiatan bookish play ini merupakan aktivitas bermain yang berhubungan dengan tema sebuah bukuCara ini diharapkan bisa membuat anak kita semakin paham dengan isi cerita buku dan makin dekat dengan buku karena bisa sambil asyik bermain. Awalnya kita akan membacakan cerita sebuah buku sampai selesai, lalu kita ajak anak kita membuat permainan sambil  meminta anak kita untuk menceritakan kembali isi buku tersebut.

Saat anak masuk tahun ke-2 nya, anak akan menjadi semakin aktif dan suka kegiatan yang mampu menyalurkan tenaga dan keingintahuannya. Saat inilah anak akan menjadi sulit diam dan terus mengeksplor apapun yang ada disekelilingnya. Dengan bermain bookish play ini, anak akan kita buat penasaran dengan berbagai kerajinan yang bisa kita buat dengan melibatkan si kecil. Dengan begitu anak akan semakin antusias ingin tau cerita buku yang lainnya.


4. Kenalkan huruf sedikit demi sedikit dengan berbagai mainan yang menyenangkan

Saat anak sudah mulai lancar berbicara, kita sudah bisa mengenalkan huruf abjad untuk si kecil. Kita bisa memulai dari huruf vocal a-i-u-e-o terlebih dahulu sampai anak paham, setelah itu kita bisa mengenalkam huruf konsonan lain sedikit demi sedikit. 

Sedikit berbagi pengalaman, dulu mengenalkan huruf ke anak saat memasuki 1,5 tahun dimana saat itu anak sudah lancar berbicara dengan jelas dan suka menanyakan apapun yang dilihatnya termasuk gambar huruf yang ada di mainan puzzle evamat miliknya. Lalu sebelum genap 2 tahun anak sudah hafal huruf abjad kapital A-Z dan suka menyebutkan huruf-huruf yang dilihatnya, baik di buku, mainan, dan gambar baju. Lalu setelah itu bisa ditambah mengenalkan huruf abjad kecil. 

Liat huruf-huruf anak pun jadi ingin membacanya. (Dokpri)

Ingat ya moms, kenalkan saja terlebih dahulu jangan memaksakan anak untuk bisa karena seharusnya memang belum waktunya.


5. Ciptakan suasana yang mendukung anak makin gemar membaca

Nah, anak kita yang tadinya sudah mengenal dan tertarik dengan buku, kini sudah semakin besar dan semakin paham mengenal beragam mainan lain dan “kehebatan” media eletronik seperti tv dan gawai yang ada dirumah. Kita pun sebagai orang tua harus mempertahankan ketertarikan anak akan buku, dengan cara sebagai berikut:

  • No screening time
Sudah jadi rahasia umum pengaruh buruk dari layar kaca. Beberapa DSA menyebutkan bahwa anak dibawah usia 2 tahun tidak perlu dikenalkan TV atau gawai. Bahkan setelah usia 2 tahun, screening time maksimal hanya 30 menit per hari. Dengan tidak mengenalkan sejak awal diharapkan tidak menjadi candu dikemudian hari. 

Saat perjalanan jauh anak senang membaca bukunya dan tidak tertarik gawai ayahnya. (Dokpri)

Jujur ini berpengaruh sekali, saya tidak membiasakan screening time ke anak sampai usia 2 tahun, lihat pastinya pernah apalagi saat pulang kampung dan banyak saudara yang selalu memberikan HP atau TV agar anak merasa senang (padahal tidak dikasih pun anak juga senang jika mendapat perhatian kita). Dan sekarang anak hanya menonton TV acara yang dia suka, hanya 30 menit dan setelah acara kartunnya selesai, dia pun minta televisi dimatikan.

  • Berikan contoh ke anak
Karena anak adalah peniru ulung dan buah jatuh tak jauh dari pohonnya, maka kita pun sebagai orang tua yang ingin anaknya cinta dan gemar membaca harus memberi contoh dengan membaca buku juga.

Anak jadi ingin ikut membaca buku kitab yang sering dibaca orangtuanya. (Dokpri)

  • Ciptakan ruang atau rak khusus yang berisi buku-buku 
Sehingga anak bisa memilih sendiri buku yang ingin dia baca. Dengan begitu anak melihat buku-buku sebagai pemandangan di dalam rumahnya yang akan mendorong anak ingin membacanya juga.

  • Jadikan buku sebagai hadiah dan sering-sering ajak anak ke toko buku daripada ke toko mainan
  • Setelah membaca sebuah buku, ajak anak berdiskusi dan mengimplementasikan dalam kegiatan sehari-hari agar anak semakin paham manfaat buku dan mencari tau banyak hal melalui buku.


Demikian beberapa langkah yang bisa kita usahakan untuk menumbuhkan minat baca anak. Tentunya akan ada rintangan dan halangan sewaktu menjalaninya, kuncinya adalah konsistensi kita sebagai orang tua dan mencoba meminimalisir distraksi media lain yang lebih menarik daripada buku untuk anak kecil. 
Perkembangan teknologi pun tidak dapat kita pungkiri, karena di dalamnya banyak manfaat dan kemudahan yang bisa kita dapatkan. Salah satunya, dengan menjadikan gawai yang kita miliki sebagai media membaca anak. 
Hah, kok bisa?
Bisa donk, karena sekarang ada aplikasi Let's Read - Perpustakaan Digital Cerita Anak.
Let's Read merupakan aplikasi yang berisi ratusan cerita anak yang pastinya menghibur dan juga edukatif. Let's Read diprakarsai oleh Books for Asia dari The Asia Foundation yang bertujuan menumbuhkan para pembaca cilik di Asia. Let's Read menjadi pilihan yang tepat untuk kita tunjukan ke anak saat anak penasaran dengan gawai yang sedang kita pakai. Semua koleksi cerita dalam aplikasi ini penuh gambar dan berwarna sehingga akan membuat anak senang. Tersedia juga cerita mengenai COVID-19 yang dikemas dalam cerita yang lucu dan menarik sehingga sangat pas untuk mengajarkan si kecil tentang wabah pandemi ini yang semoga segera berakhir ya..

Let's Read



Kehebatan lainnya nih, cerita dalam Let's Read bisa diunduh secara gratis dan juga bisa dicetak lho.. Selain itu, terdapat pilihan multi bahasa sehingga kita bisa mengajarkan anak-anak berbagai bahasa termasuk ada bahasa daerah juga lho... seru banget kan?
Makanya yuks segera download gratis aplikasi Let's Read melalui Google PlayStore atau AppStore, biar gampang aku share linknya disini yaa..

Jadi ga perlu lagi mengutuki teknologi, tinggal bagaimana kita sebagai orang tua yang sudah melek ilmu dan digital harus pintar dalam memanfaatkan dan mengatur pemakaiannya. Jika kita sudah membekali kebutuhan membaca sedari dini, insya Allah anak akan terus senang membaca dan bisa memanfaatkan media elektronik untuk bahan bacaan mendapatkan ilmu dan pengetahuan yang semakin luas jangkauannya.

Semoga sharing pengalaman ini bisa bermanfaat dan menjadi motivasi (khususnya saya pribadi) agar terus bersemangat mempertahankan minat baca anak-anak kita. Aamiin


Let's read baby!



29 komentar:

  1. Setuju banget sama quote nya mba. Makin banyak baca makin sadar kalau aku belum tahu apa-apa.
    Tipsnya ok banget nih ada beberapa yang belum di contoh. Membaca ini perlu dukungan penuh ya mba.

    BalasHapus
  2. Tipsnya berguna banget kak, emang kalau mau ngajarin anak musti orang tuanya nyontohin juga ya. Aku malah lagi pikirin gimana caranya biar si dedek nantinya gak kecanduan smartphone.

    BalasHapus
  3. makasi ya tipsnya, pasti berguna buat semua orangtua baik yang baru jadi orangtua ataupun sudah berpengalaman karena anaknya udah lebih dari satu

    BalasHapus
  4. Tipsnya lengkap banget mbak, bener sekali salah satu yang saya terapkan adalah memberikan contoh pada anak saya dengan membaca buku. Nantinya si anak akan meniru juga hal yang dilakukan oleh orang tuanya. Selain itu mengenalkan huruf per huruf

    BalasHapus
  5. point no. 4 nih yang PR banget... chalengging banget buat anak bisa konsentrasi lama.. huhu.. biasanya hanya tahan 1-4menit untuk fokus pengenalan huruf. ada tips kah mom?

    BalasHapus
  6. Kerasa sama aku nih mbak waktu bacain buku ke ponakan harus ekspresif banget, apalagi kalau tokohnya ada hewan-hewan. Noted buat tips lainnya aku save dulu biar bisa dipraktekan nanti kalau udah punya anak hehe

    BalasHapus
  7. Wihh dapet edukasi tentang anak. Makasih banyak ya kak bermanfaat bgt nih buat aku yg mau juga lunya anak, tp belom nikah deng wkwkw doainyah

    BalasHapus
  8. Penting banget nih menumbuhkan minat membaca anak sejak dini. Apalagi skrg "musuhnya" tuh gadget, yg jauh jauh jauh lebih menarik daripada buku, dan lebih mudah di akses. Huhuhu sedih deh kl ada anak yg kecanduan gadget

    BalasHapus
  9. Let's Read jadi salah satu aplikasi yg tidak saya hapus meski sekarang anak sudah bisa baca sendiri. Bahan bacaannya yg jarang dibahas di tempat lain bikin unik. Bukunya beneran Ekslusif

    BalasHapus
  10. memang kegiatan membaca sungguh banyak manfaatnya yaaa.. harus mulai dikenalkan sejak dini dengan cara yg menarik biar tertarik dan dibiasakan biar nanti jd terbiasa :)

    BalasHapus
  11. Kalau anakku gak bisa buat baca lewat hp. Karena ujung-ujungnya pasti buat youtubekids. Heheheh.

    Mau gak mau memang dari kita sendiri yang harus mencontohkan. Kalau hak dari kita sendiri, ya jangan harap anak bakalan ngikut.

    BalasHapus
  12. Bismillah.. semoga bisa ikutan praktek klo dah punya baby nanti..makasi dah sharing ya mba..

    BalasHapus
  13. Setuju bangeeet, memang mencontohkan cara yang palinh efektif ya mbaa :D

    BalasHapus
  14. adanya aplikasi ini membantu kita menyediakan bahan bacaan untuk anak ya

    BalasHapus
  15. aku bakal download ini juga buat anak-anak . biar kalau main tab bukan hanya game yang mereka buka.

    BalasHapus
  16. Wah masya Allah, semakin banyak wanita2 yang melek buku, apalagi ibu dan calon ibu, insyaAllah semakin berwawasan generasi masa depan. Terus menginspirasi ya mba.

    BalasHapus
  17. Boleh dicobaa juga tips and triknya dlm mengenalkan minat Baca pada anak, keren euy..
    Tapi untuk ngenalin Buku lewat gadget aku belum dulu, nanti anakku sibuk minta gadget trus dgn dalih Baca Buku, masih bnyk listing Buku Dia yg belum dieksplore

    BalasHapus
  18. Anak-anakku sejak baby juga sudah dikenalkan dengan buku. Nah kalau untuk buku dalam bentuk digital belum pernah sih kak.

    BalasHapus
  19. Pas banget tuh tips no 1 nya. Walau bagi sbagian orang hal ini telihat aneh

    BalasHapus
  20. MaasyaaAllah ilmunya.... Ijin share yaa mbak....

    BalasHapus
  21. MasyaAllah keren... Izin save tulisannya ya mbak.

    BalasHapus
  22. Iya mba harus dikenalkan sejak kecil yaa dan juga diberi contoh 😊

    BalasHapus
  23. Aamiiin, thanks for sharing mbaa.. Emang harus konsisten dan disiplin ya orang tuanya juga, semoga nantinya bisa mengamalkan..

    BalasHapus
  24. Sangat bermanfaat sekali tips-tipsnya, jazaakillahu khairan 😊

    BalasHapus
  25. hihi aku juga ikutan nih event ini 😁 semangat mbaaak

    BalasHapus
  26. Waah ternyata lets read banyak di rekomendasikan yaa sebagai bahan bacaan untuk anak-anak. Terimakasih atas sharing pengalamannya mba :)

    BalasHapus
  27. Masya Allah, sangat bermanfaat sekali tulisannya.. Butuh effort keras untuk membuat si kecil menyukai membaca dan tidak fokus hanya di gadget saja... Barakallah

    BalasHapus
  28. Aku jadi pengen cepet-cepet ngabarin Mbak ku biar bisa jadi referensi dia mendidik anaknya 😊 semoga aku juga bisa mendidik anakku dengan baik. Aamiin. Makasih sharingnya Mba 😊

    BalasHapus
  29. Aamiin Allahumma Aamiin.. semoga budaya literasi di Indonesia semakin meningkat ❤️

    BalasHapus

Terimakasih sudah berkunjung, dengan senang hati menerima masukan saran dan komentar Anda 😊🙏