header the thought journal

4 Cara Bangkit dari Kegagalan

Konten [Tampil]


Kegagalan adalah kesuksesan yang tertunda.

Pasti telinga kita sudah akrab sekali ya dengan peribahasa ini. Teori ini sudah kita ingat diluar kepala, tapi saat kegagalan itu beneran terjadi, tak sedikit yang merasa sangat terpuruk dan menjadi putus asa. 

Kegagalan tiap orang pun berbeda pastinya, ada yang merasa gagal dalam membangun bisnis pertamanya. Ada juga yang dianggal gagal saat tidak lulus ujian sekolah atau tes pekerjaan. Bahkan ada juga yang menyebutkan gagal menikah. 

Kegagalan tiap orang tentunya tidak akan sama persis. Saya pun setelah menikah dan menjadi seorang Ibu, kegagalan yang dirasakan pun berubah menjadi hal-hal yang lebih simple, seperti gagal me time karena anak tiba-tiba cranky. Atau sekadar saat mencoba resep kue untuk cemilan sendiri pun sering gagal juga, entah jadinya bantet atau rasanya yang tak cocok di lidah.  :D

Yaaa… semua tergantung dari persepsi dan cara pandang kita dalam menjalani kehidupan.

Mungkin saja, kegagalan yang kita alami adalah suatu jalan Allah untuk menyelamatkan kita dari sesuatu yang belum kita ketahui mudharatnya.

Sebagaimana firman Allah Subhanahu wa ta’ala dalam QS Al Baqarah:216,


كُتِبَ عَلَيْكُمُ الْقِتَالُ وَهُوَ كُرْهٌ لَكُمْ ۖ وَعَسَىٰ أَنْ تَكْرَهُوا شَيْئًا وَهُوَ خَيْرٌ لَكُمْ ۖ وَعَسَىٰ أَنْ تُحِبُّوا شَيْئًا وَهُوَ شَرٌّ لَكُمْ ۗ وَاللَّهُ يَعْلَمُ وَأَنْتُمْ لَا تَعْلَمُونَ

Diwajibkan atas kamu berperang, padahal itu tidak menyenangkan bagimu. Tetapi boleh jadi kamu tidak menyenangi sesuatu, padahal itu baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu, padahal itu tidak baik bagimu. Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.


Ya, pada dasarnya kita ini sering sok tau, padahal Allah lah yang paling Mengetahui yang terbaik untuk kita. Boleh jadi, kegagalan yang kita alami itu adalah jalan kita untuk semakin banyak mendapat pahala dengan berusaha dan berdoa lebih giat lagi.

Tapi yaa namanya juga manusia, yang tak akan pernah luput dari bisikan syaitan. Ada saja perasaan galau, insecure, ga terima atau bahkan marah berujung stress saat merasa gagal.

Memang diperlukan iman yang kuat untuk bisa terus positif thinking dan sadar bahwa semua yang kita alami sudah menjadi ketetapan Allah yang sudah tertulis dalam Lauhul mahfudz.


Aduuh gayanya nulis begini kayak dah paling bener aja ivaaa, padahal iman masih up and down kayak roller coaster. Tapi bismillah, namanya juga usaha, kalau ditulis begini kadang lebih meresap ke dalam jiwa. Syukur-syukur bisa memberi semangat buat pembaca juga. Aamiin...

Saat-mengalami-kegagalan


Saat merasa gagal, semoga Allah Subhanahu wa ta’ala memberi kemampuan kita untuk bisa melakukan hal-hal berikut ini ya..

1. Sabar dan lapang dada

Sabar, ya itulah kata pertama yang sering kita dapatkan jika terjadi suatu musibah ke kita. Sayangnya tak semudah itu menjalaninya. Butuh iman dan ilmu yang kuat untuk auto sabar saat gagal menguji kita. 

Dengan bersabar, kita menjadi mampu mengontrol emosi yang berkecamuk dalam jiwa. Sehingga kita bisa berlapang dada menerima segala kondisi yang kita alami. Seperti kita ketahui, Allah tidak akan menguji seseorang diluar batas kemampuannya. Kita pun tidak boleh lupa bahwa Allah telah berfirman dalam QS. Asy-Syarḥ : 5, 

فَإِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا

Maka sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan, 

Bahkan diulang lagi dalam ayat selanjutnya, QS. Asy-Syarḥ : 6, “sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan”. 


2. Berpikir positif dan mencari hikmah atas kegagalan yang dialami

Nah, jika kita mampu bersabar dan berlapang dada, maka pikiran negatif pun akan sirna dengan sendirinya. Lebih baik kita fokus pada hal-hal yang positif dan mengingat bahwa masih banyak hal lain yang wajib kita syukuri yang terkadang kita lupa untuk menyadarinya. 

Kegagalan bukanlah akhir dari segalanya, setiap usaha yang telah kita lakukan tidak ada yang sia-sia. Karena setiap kejadian pasti ada hikmah yang bisa kita jadikan pelajaran berharga untuk menjadikan kita lebih baik di kemudian hari.

أَفَحَسِبْتُمْ أَنَّمَا خَلَقْنَاكُمْ عَبَثًا وَأَنَّكُمْ إِلَيْنَا لَا تُرْجَعُون

Maka apakah kamu mengira bahwa Kami menciptakan kamu main-main (tanpa ada maksud) dan bahwa kamu tidak akan dikembalikan kepada Kami? (QS. Al Mu'minun:115)


Baca juga:  Timmyness, 10 Prinsip Kerja Dibalik Suksesnya IDN Media


3. Tidak menyerah, terus tawakal dan ridha pada takdir Allah

Putus asa merupakan salah satu larangan yang disebutkan dalam QS Al-Ḥijr : 55

قَالُوا بَشَّرْنَاكَ بِالْحَقِّ فَلَا تَكُنْ مِنَ الْقَانِطِينَ

(Mereka) menjawab, "Kami menyampaikan kabar gembira kepadamu dengan benar, maka janganlah engkau termasuk orang yang berputus asa."


Dibutuhkan mental yang sehat dan juga kuat, sehingga kita tidak mudah menyerah atas kegagalan yang kita alami. Sudah banyak kisah para tokoh dunia sukses yang mengalami banyak kegagalan dan penolakan tapi mampu membuktikan bahwa mereka berhasil justru melebihi sesuatu yang diharapkannya saat itu.


Selain itu, kita pun diperintahkan untuk terus berusaha, tentunya dengan cara yang benar. Jangan sampai karena terlalu ambisius, membuat kita sampai menghalalkan segala cara. Jadi, semua ada porsinya, tugas kita berdoa dan bertawakal kepada Allah, serta menyerahkan hasilnya hanya kepadaNya.


4. Jangan berpikir apalagi terucap kata “seandainya…”

"Andai aja tadi aku nekad menerobos jalan, pasti aku tidak akan terlambat ikut ujian”

"Seandainya aku anak orang kaya, pasti aku ga perlu bersusah payah membangun usaha ini"

Kata "seandainya" atau juga "andaikata" mungkin familiar bagi seseorang yang suka berangan-angan. Tapi ketika kita mengalami kegagalan, patutnya kita menghindari kata-kata tersebut. Dalam sebuah hadits disebutkan,


Larangan-berkata-andai


Tentu dalam praktiknya pasti akan terbesit pikiran-pikiran yang membuat kita terlupa akan teori dan ilmu yang telah kita pelajari. Kuncinya memang ada pada hati kita, semakin kita mengingat Allah maka hati kita akan dijauhkan dari perasan dan pikiran yang tidak baik. Terus berusaha dan yakin bahwa kegagalan itu bukanlah suatu akhir, melainkan jalan kita untuk terus mengumpulkan pahala disisi Allah Subhanahu wa ta’ala.

Tulisan ini sebagai pengingat diri dan catatan pribadi khususnya, semoga sedikit tulisan ini bisa memotivasi dan memberi semangat untuk pembaca. Wallahu’alam bisawab.


Wassalamualaikum

Iva C Wicha
Parenting Enthusiast, Happy to share #FunLearning idea for Kids on my Instagram, Email: ivacwicha@gmail.com

Related Posts

28 komentar

  1. Terima kasih dan sangat bermanfaat, aku juga selalu berusaha untuk tetap di jalan allah apapun yang terjadi hehe

    BalasHapus
  2. Setuju sama mba Iva,Aku pun kadang ketika merasa gagal dalam suatu keadaan kadang suka berucap "aduh seandainya begini, seandainya begitu pasti ga begini.." padahal itu sudah qadarullah,astagfirullah sering terlupa akan takdir Allah . Tulisan ini juga jadi reminder buat aku.

    BalasHapus
    Balasan
    1. saling mengingatkan ya mba, aku pun masih berproses

      Hapus
  3. Seandainya = coba aja. Itu kata yang kadang masih terucap sama aku. Padahal semua yang terjadi karena ketetapan Allah ya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mba kata2 itu emg sering terucap ya, mulai sekarang yuk dihindari bareng2 mba

      Hapus
    2. Ia mba kadang tanpa sadar suka terucap. Semoga sekarang bisa lebih di jaga ya kalau mau berucap. Jazakallah untuk remainder nya ya mba 🙏 semoga kita bisa menjadi pribadi yang lebih baik lagi.

      Hapus
  4. seiring usia bertambah aku juga lebih sering berfikir positif, dan mencari hikmah atas kegagalan yang aku alami. yang penting aku gak putus asa. itu yang aku rasakan dari diriku hingga detik ini

    BalasHapus
  5. Setuju sama ke 4 poin di atas mbak iv. Intinya ya percaya sama Allah, dan diri kita sendiri, yakin kalo kita bisa ngelanjutin apa yang udah kita jalani.

    BalasHapus
  6. masyaAllah adem banget baca tulisan mom ichaa..makasih pengingatnya ya senantiasa kita berpikir positif agar Allah mengaminkan pikiran kita

    BalasHapus
  7. saat ini sedang berusaha untuk selalu positif thinking dengan kondisi apapun. alhamdulillah rasanya hati jadi semakin lapang kalau pikiran selalu positif. makasih mbak icha tipsnya.

    BalasHapus
  8. Bener mbak iva, menulis ya menulis aja, kadang kalau kita lagi mood menulis itu ya semua dituangkan. Terkadang membuka kembali tulisan lama kita, malah kadang kita kaget bisa menulis seindah itu

    BalasHapus
  9. iya nih mbak kalo lagi down gitu entah kenapa suka keceplosan ngomong 'seandainya' yaa, seakan kita menyesali apa yang sudah terlewati, astaghfirullah,.. thanks for reminding me, mba iva

    BalasHapus
  10. MasyaAllah bener banget mba icha. Jangan sampai bilang seandainya begini dan begitu. Biasanya itu keceplosan di aku astaghfirullah. Thanks for reminder kak icha

    BalasHapus
  11. Kedekatan pada Tuhan memang jadi kunci hidup tenang dan bangkit dari gagal

    BalasHapus
  12. MasyaAllah makasih tipsnya mba Cha. InsyaAllah selalu menerapkan ini selalu dalam kehidupan. Semoga kita dimudahkan untuk bangkit dari kegagalan.

    BalasHapus
  13. Bener banget mba, kadang gagal di satu tempat tapi Allah berikan tempat lain yang lebih baik dan emang pas buat kita.

    BalasHapus
  14. Nah, mata seandainya ini nih kadang luput enggak sengaja diomongin. Huhu thanks untuk remindernya

    BalasHapus
  15. Jadi inget dulu saya pernah mengalami kegagalan dan terpuruk, hampir saja saya salah langkah. Alhamdulillah inget Allah, membuat saya kembali bangkit di jalan yang benar.

    BalasHapus
  16. Kaya aeanfainya nih yang sering muncul kalau kita lagi galau karena kegagalan. Ya Allah ternyata emang kurang sabar dan ikhlas ya. Makasih kak remindernya

    BalasHapus
  17. Bener mom, sesungguhnya dengan banyak seandainya tidak merubah apapun kecuali dari kegagalan itu kita bangkit berusaha dan berdoa lagi

    BalasHapus
  18. Kegagalan akan beda cerita dalam setiap fase ya kak. Kalau ovi ngerasa gagal di masa sekarang, saat apply pekerjaan yang tak kunjung ada kepastian jelasnya. Huhu

    BalasHapus
  19. Pernah gagal dan mengucap kata *seandainya... Ternyata itu Gak bagus yah... Semoga saja kegagalan mengajarkan kt untuk lbh bersemangat menjalani hidup

    BalasHapus
  20. berpikir positif dan percaya klo semua jalan yang terbaik yg dikasih Alloh itu bikin ku kuat dan bangkit sih

    tiap gagal aku pasti mikir, ah abis ini pastidikasih jalan lain, dan emang alhamdulillah sering terbukti begitu, selalu ada hal indah dibelakangnya, meski nggak instan

    BalasHapus
  21. setuju banget kak dengan poin-pointnya. terutama yang tidak mengucapkan kata seandainya, karena meski cuma satu kata bisa menejebak kita banget

    BalasHapus
  22. Ya ampun iya banget, aku banget. Saat gagal aku suka berucap seandainya tadi bla bla bla pasti gaakan gagal. Duuh baca tulisan ini, diriku merasa tertegur.. Makasih mba iva

    BalasHapus
  23. Quote pembukanya jleb dan sering banget kita dengar dan baca terutama di saat sesi motivasi. Tapi ya itu, namanya manusia ya terkadang lupa dan lebih fokus dgn kegagalannya akhirnya berhenti. Nice tips. Baarakallah fiik

    BalasHapus
  24. Terima kasih sharingnyaa mbaa, reminder juga buat saya..
    Untuk menghindari pengandaian masih jadi pr, padahal dibanding berandai2 cukup ambil pelajaran untuk kedepannya.

    BalasHapus
  25. Memotivasi banget mba Cha, aku selalu bahagia kalau diingatkan macam gini. Kadang terpuruk kalo gagal, atau nggak bisa ngerjain seseuatu. Kuncinya lapang dada dan sabar ya Mba Cha. Hepi banget aku dengan jejaring blogger gini.

    BalasHapus

Posting Komentar