header blog ivacwicha

Persiapan Lahir Batin Menyambut Bulan Ramadhan

Konten [Tampil]

~~Ramadhan sebentar lagi~~

Jangan sambil nyanyi ya bacanya, ntar jadi ketahuan kan angkatannya…xixixixixi

Rasanya belum lama ini berbagi cerita tentang Idul Fitri di kala pandemi, dimana ga bisa mudik dan berlebaran virtual dengan keluarga di kampung halaman. Dan tanpa terasa Ramadhan sudah di depan mata.

Hhmmm.. siapa disini yang bersuka cita menyambut bulan Ramadhan yang tinggal hitungan hari lagi? Yuks toss dulu, semoga kita semua masih diberi kesempatan untuk bisa mengumpulkan pahala di bulan yang penuh berkah dan ampunan nanti.

Layaknya menyambut pujaan hati, pasti kita butuh persiapan donk agar saat pertemuan nanti bisa penuh arti. Kira-kira apa saja nih yang sudah dipersiapkan untuk menyambut bulan Ramadhan?

Tiap orang mungkin punya persiapan yang berbeda sesuai tradisi keluarga masing-masing. Nah, kali ini saya akan share sedikit persiapan dalam menyambut bulan suci Ramadhan, baik persiapan lahir maupun batin.

 


Yuks, kita mulai dari PERSIAPAN LAHIRIAH terlebih dahulu yaa..

1. Manajemen waktu

Mengatur jadwal mungkin mudah, namun tidak semulus saat menjalankannya. Tapi setidaknya dengan membuat jadwal atau to do list, aktivitas harian kita menjadi lebih terarah dan meminimalisir waktu yang terbuang dengan sesuatu yang kurang bermanfaat. Atur skala prioritas dan berusaha untuk disiplin dengan jadwal yang telah dibuat. Minimalkan waktu begadang agar kesehatan tubuh terjaga sehingga tidak ada cerita sahur kesiangan karena terlalu sering begadang.

Alangkah baiknya kita tidur awal waktu sekitar jam sembilan malam, sehingga kita akan lebih mudah bangun di sepertiga malam untuk shalat dan dilanjutkan menyiapkan menu sahur untuk keluarga tercinta saat Ramadhan nanti.

 

2. Atur pola makan dan jaga daya tahan tubuh

Yuks mulai benahi kembali pola makan kita, mulai dari jadwal makan yang teratur, menu yang seimbang, perbanyak buah dan sayur, hindari gorengan, dan juga cukup minum air putih. Dengan menjaga pola makan, otomatis daya tahan tubuh akan semakin meningkat dan badan jauh dari rasa mager karena kekenyangan. Jika kesibukan sedang padat, ga ada salahnya konsumsi minuman herbal atau multivitamin yang sesuai dengan kebutuhan tubuh kita. Sebagai seorang Moms, ini menjadi tanggung jawab kita untuk dapat menyediakan menu yang seimbang agar saat berpuasa badan lebih fit dan tidak merasa lemas.

 

3. Mempersiapkan bahan makanan

Siapa Moms disini yang tugas masak masih dipegang sendiri? Kita tak sendiri ya Moms, tetap semangat, insya Allah menjadi ladang pahala kita.

Nah melanjutkan tips sebelumnya, baiknya kita siapkan belanja persediaan bahan-bahan makanan sebelum Ramadhan tiba agar saat berpuasa kita tidak disibukkan lagi dengan jadwal belanja bulanan dan bisa fokus memperbanyak ibadah.

Kalau untuk bahan masakan kita bisa lakukan food preparation seminggu sekali sekaligus menentukan menu makan yang seimbang, agar saat memasak kita tidak perlu bingung lagi dan lebih hemat waktu. Saat Ramadhan, sudah menjadi tradisi menyiapkan menu takjil yang beraneka macam. Tentu hal ini sah-sah saja, sesekali saya pun menyiapkannya, asalkan tidak mengganggu waktu ibadah kita. Menyiapkan menu khusus saat Ramadhan juga bisa menjadi penyemangat untuk anak-anak kita yang masih kecil agar tumbuh suka cita saat Ramadhan tiba. Sambil tetap kita ajarkan bahwa Ramadhan bulan yang penuh dengan kemuliaan.

 

4. Lunasi hutang yang belum terbayar

Hayooo… sapa nih yang masih ada hutang puasa Ramadhan tahun lalu? Mumpung masih ada waktu satu minggu lebih, yuk segera lunasi hutang puasanya. Jika Moms masih jadi bumil dan busui dan belum sempat, bisa kok bayar fidyah dengan ketentuan di bawah ini yaa.


 

Next, Persiapan Batiniah

Setelah beberapa tips di atas, yang lebih penting untuk dipersiapkan adalah kondisi jiwa kita. Bulan yang penuh ampunan dan juga keberkahan ini tidak boleh kita sia-siakan begitu saja. Mengutip dari kajian online bersama Ustadz Syafiq Riza Basalamah beberapa waktu yang lalu, berikut beberapa persiapan menyambut bulan Ramadhan yang bisa kita lakukan. Semoga kita semua dimampukan dan dikuatkan iman oleh Allah Subhanahu wa ta’ala agar mendapatkan keberkahan dan bisa istiqomah menjalankannya.

1. Bersihkan hati dan luruskan niat

Yang pertama dan utama untuk kita lakukan adalah bermuhasabah diri. Kira-kira lebih banyak mana amalan dan dosa yang telah kita lakukan satu tahun ini?

Yuks, segera bersihkan hati dari segala prasangka buruk, baik terhadap Allah maupun ke sesama. Selain itu, kita pun wajib meninggalkan hal-hal yang Allah larang. Jika masih ada dosa atau ganjalan di hati, akan berpengaruh pada ibadah kita yang mungkin akan loyo saat Ramadhan.

Yuks, bismillah semoga kita semua bisa terhindar dari segala hal yang tidak baik dan kurang bermanfaat. Luruskan niat, bahwa setiap ibadah atau aktivitas lainnya, semata-mata untuk mengharap ridha Allah. Dengan begitu, semoga kita makin mudah dan semangat untuk menjalankan segala ibadah wajib maupun sunnah selama bulan Ramadhan, dan akan terus berkelanjutan di bulan-bulan berikutnya.

 

2. Perbaiki ibadah

Memperbaiki ibadah harian kita baik secara kualitas maupun kuantitas. Terkadang kita masih suka menunda shalat karena berbagai aktivitas. Masih sering tidak khusyuk saat shalat. Bacaan surat pendek yang itu-itu saja. Nah saatnya kita pelajari lagi fiqih kita, murajaah hafalan kita, perbaiki baca Al-Qur’an kita, setelah itu kita perbaiki secara kuantitas.

Jika niat dan pemahaman kita sudah semakin benar, insya Allah dalam menjalankan ibadah pun lebih bersemangat dengan sendirinya. Yang biasanya menunda shalat, saat Ramadhan menjadi ontime dan tak mau kelewatan shalat rawatib juga. Jika biasanya membaca Al-Qur’an hanya satu atau dua lembar, menjadi semangat dan berupaya agar bisa khatam minimal sekali saat bulan Ramadhan.

Sedikit tips agar bisa khatam Al-Quran, kita bisa atur jadwal membaca satu juz dalam sehari. Bacalah per dua lembar atau empat halaman setelah shalat fardhu setiap hari sehingga akan terasa lebih ringan.

 

3. Refresh ilmu

Manusia itu pada dasarnya mudah lupa, terutama pada hal-hal yang tidak dilakukan terus menerus setiap hari. Maka dari itu, yuks mumpung masih ada waktu satu minggu lebih, kita bisa baca dan pelajari lagi tentang tuntunan shalat atau doa-doa yang Rasulullah ajarkan ketika Ramadhan. Dengan demikian, kita bisa terhindar dari kesalahan-kesalahan yang mungkin bisa saja mengurangi nilai pahala kita.

Selain itu, kita bisa upgrade ilmu agama kita dengan membaca buku atau mengikuti kajian. Berhubung masih pandemi, kajian online pun masih banyak bersebaran di  berbagai media. Mengikuti kajian itu layaknya charge iman kita, jadi ada pengingat saat kita mulai futur ataupun kufur. Sehingga kita akan terus termotivasi untuk berlomba-lomba dalam beribadah di bulan Ramadhan nanti.

 

4. Menjalin silaturahmi

Menyambung kembali silaturahmi dengan sanak saudara, teman ataupun kerabat yang mungkin sempat terputus. Kita bisa mengunjungi sambil membawa bingkisan sekaligus bermaaf-maafan atas segala kesalahpahaman yang mungkin pernah terjadi. Menjelang Ramadhan adalah saat yang tepat untuk saling memohon maaf dan memaafkan, sehingga kenyamanan jiwa bisa dirasakan ketika puasa Ramadhan tiba.

 

Bismillah bersama-sama yuks, semoga Allah mudahkan dan mampukan kita semua untuk bisa mempersiapkan Ramadhan dengan sebaik-baiknya selama bulan Sya’ban ini. Dan semoga kita masih diberi umur dan kesempatan untuk bisa menjalankan amal ibadah terbaik dan sebanyak-banyaknya dengan segala persiapan dan niat yang lurus dari sekarang. Aamiin

 

Iva C Wicha
Parenting Enthusiast, Happy to share #FunLearning idea for Kids on my Instagram, Email: ivacwicha@gmail.com

Related Posts

13 komentar

  1. Nah Kan, Baca ini aku jadi teringat hutang puasa ku dalam 4 tahun belakang an, kalau ga hamil ya menyusui, mau bayar eh dah hamil lagi wkwk.. Memang ya Manajemen waktu saat puasa itu penting banget apalagi nanti busui yang team Pumping wkwkwk, belum kebayang waktunya, ini aja begadang truss aku. Semoga nemu ritme yg pas nantinya

    BalasHapus
  2. Manajemen waktu nih mba yang jadi PRku, semoga Ramadhan kali ini bisa lebih banyak melakukan hal bermanfaat dibandingkan Ramadhan-ramadhan sebelumnya.

    BalasHapus
  3. Ya Ampun gak berasa udah ketemu bulan suci Ramadhan lagi. Insya Allah bisa ikut puasa karena tahun lalu absen ga puasa karena hamil. Mumpung dedek sudah masuk 6 bulan. Peerku di Manajemen waktu nih.

    BalasHapus
  4. baru aja pagi ini bahas sama pak suamik, puasa nanti harus lebih bagus sekali manajemen waktunya, terlebih buat nyiapin sahur dan aku udah kerja juga, plus ibadah khas puasa jangan sampe ngedrop

    BalasHapus
  5. Hahahaha angkatan bereapa ya ( tiba-tiba amnesia ) abis ngiang banget di telinga kalau ngomongin ramadhan. bismillah ya mba semoga bisa melakukan banyak kegiatan positif di ramadhan tahun ini.

    BalasHapus
  6. Sayang sekali aku masih belum bisa puasa di bulan ramadhan :(. semoga ramadhan bisa melakukan banyak kegiatan positif di tahun ini

    BalasHapus
  7. Aku masih hutang puasa waktu hamil 29 hari jd tahu kalau gak perlu bayar fidya krn waktu itu aku gak puasa khawatir sm bayi dan aku jd cukup qodho puasa aja yah mba

    BalasHapus
  8. Masyaallah alhmdulillah masih dikasih umut ketemu ramadhan ditaun ini yang tinggal itungan hari aja. Semoga kita semua selalu diberi umur panjang dalam taat dan ibadah ya. Lancar juga puasanyaaa

    BalasHapus

  9. Semoga kita mampu menjadikan ramadhan ini adalah yg terbaik Aamiin...

    BalasHapus
  10. Masya Allah... Benar-benar kalau ngomongin waktu ini. Masih jadi PR besar bagi saya. Semoga kita dimampukan untuk jalani ramadan tahun ini dengan baik. Aamiin. Semangat selalu ya. Tulisannya makin keren!

    BalasHapus
  11. Semoga kita bisa maksimalkan menjalankan ibadah Ramadan tahun ini ya mba..

    BalasHapus
  12. Ini lengkap bangeet mbaa. Terima kasih sharingnyaa

    BalasHapus
  13. Semoga kita bisa menjalani bulan ramadhan ini sebaik-baiknya :D mantap

    BalasHapus

Posting Komentar