header the thought journal

Tips dan Cara Memasang Custom Domain Blogspot

Konten [Tampil]

Memasang custom domain blogspot sendiri adalah goals yang berhasil kuraih tahun lalu, tepatnya di bulan September 2020. Satu pencapaian yang mungkin terlihat sepele tapi sangat berarti buat diri pribadi. Bagaimana tidak, tanpa bantuan atau bimbingan seseorang, bermodal nekad dan google kesana kemari akhirnya blog ini bisa Top Level Domain juga.

Buat Readers yang ingin mengganti domain blogspot menjadi custom domain, tidak perlu khawatir atau meragu ya. Karena memasang custom domain sendiri ternyata tidak sesulit yang dibayangkan. Hanya dibutuhkan fokus dan ketelitian saat setting custom domain yang telah dibeli dengan mengikuti tahap-tahap yang saya tuliskan disini.

Sebelum memasuki langkah-langkah memasang Top Level Domain (TLD), ada baiknya kita bahas sedikit mengenai nama domain yang akan dibeli. 

Pasang custom domain tld

TIPS MENENTUKAN CUSTOM DOMAIN YANG TEPAT

Memilih custom domain itu layaknya memilih jodoh lho (cieeeileeh…)

Serius, menentukan domain ga bisa asal-asalan, butuh pemikiran yang matang. Karena, custom domain tersebut yang akan menjadi branding blog kita sehingga ga bisa asal ganti begitu saja. Layaknya pasangan yang perlu kita sayang dan perhatikan untuk pembayaran di tahun-tahun berikutnya. Ga mau kan, domain yang sudah kita bangun dengan susah payah harus mengulang dari nol lagi karena keinginan ganti domain atau pun karena lupa bayar?

Maka dari itu, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dan dipertimbangkan sebelum kita membeli Top Level Domain. Berikut beberapa tips dalam menentukan custom domain yang saya rangkumkan dari Blogspedia Coaching.

1. Nama domain jangan terlalu panjang

Pemilihan domain biasanya diambil dari nama si empunya blog atau judul blog yang dimiliki. Tapi usahakan pilih nama yang simple, unik dan tidak terlalu panjang agar lebih mudah di ingat. Selain itu, ada faktor lain yang lebih penting dibalik pemilihan domain yang tidak terlalu panjang ini.

Ketika kita belajar SEO On Page, url artikel blog menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan. Panjang url artikel blog yang baik maksimal hanya 75 karakter saja. Karena nama domain akan selalu muncul dalam setiap url artikel blog kita, maka kebayang kan berapa sisa karakter yang tersisa jika nama domain kita sudah mengambil jatah yang berlebihan. Jadi, biar tidak kesulitan saat setting permalink artikel buatlah domain yang tidak terlalu panjang.

2. Jangan menggunakan angka dan (-) atau tanda baca lainnya

Dari para mastah SEO yang telah malang melintang dalam dunia blog, domain yang mengandung angka dan tanda strip berpengaruh pada naiknya spam score blog kita. Apa itu spam score? lain kesempatan kita bahas detailnya yaa…

3. Domain is your branding

Seperti sudah saya singgung di atas, domain ini layaknya nama yang melekat pada seseorang. Domain inilah yang akan diingat oleh para pengunjung di blog kita. Oleh karena itu, renungkan dulu big why blogging sehingga bisa tepat dalam pemilihan nama domain blog kita. Untuk lebih mengerucutkan pilihan nama domain ini, mungkin bisa disamakan dengan nama social media yang telah dimiliki, untuk memudahkan personal branding kita kedepannya.

4. Pilih penyedia domain yang terpercaya 

Setelah menemukan nama domain yang tepat dengan mempertimbangkan hal-hal diatas (ditambah shalat istikharah jika perlu), sekarang saatnya memilih penyedia jasa domain yang terpercaya. Ada banyak website resmi yang memberikan berbagai pilihan domain yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan maupun budget kita. Seperti domainesia, dewaweb, rumahweb, idcloudhost, qwords, dll.

Bahkan website-website tersebut sering memberikan promo harga khusus untuk tahun pertama. Jadi, masih cukup terjangkau untuk modal membangun blog yang lebih profesional. Oiya, sedikit bocoran untuk TLD yang lebih dilirik oleh para klien itu yang dot com (.com) yaa

Tapi jika ingin mengeluarkan modal lebih sedikit, beberapa penyedia domain juga menyediakan TLD dot my dot id (.my.id) yang amat sangat ramah dikantong, cuma 10K aja per tahunnya lhoo…

5. Cek apakah nama domain yang diinginkan masih tersedia

Hmmm…harap sabar ya jika nama yang kita inginkan ternyata sudah tidak tersedia karena sudah ada yang lebih dulu memakainya. Tetap tenang dan cari alternatif lain yang masih menggambarkan diri kita atau pun blog kita, tapi tetap memperhatikan point 1 dan 2 yaa. Namun kemungkinan ini kecil, jika kita menggunakan nama asli atau nama pena yang tidak pasaran :D


OK, setelah nama domain yang diinginkan masih tersedia, langkah selanjutnya adalah segera membeli domain tersebut sebelum orang lain yang mungkin juga akan menggunakannya. Eits, tapi kok ada pilihan beli hosting free domain itu apa ya?

MEMBELI TOP LEVEL DOMAIN UNTUK BLOGSPOT TIDAK PERLU MEMBELI HOSTING

Mungkin ada yang masih bingung ketika mampir di website-website penyedia domain untuk membeli domain ada pilihan paket domain sekaligus hosting. Dimana lihat nominalnya saja sudah bikin kita mengeryitkan dahi yaa…

Supaya ga bingung dan salah pilih, kita bedakan dulu ya antara domain dan hosting.

Anggap saja blog ini rumah yang akan kita tinggali, nah untuk bisa tinggal dalam rumah tersebut, kita butuh lahan untuk membangun rumah sehingga kita akan mendapatkan alamat rumah kita. Nah, dalam blog, domain ini sebagai alamat dan hosting sebagai lahannya.

Platform blog yang paling banyak dipakai saat ini adalah blogspot dan wordpress. Satu nilai plus dari blogspot adalah dimana hosting blognya sudah ikut dalam Google. Jadi kita tidak perlu merogoh kocek lebih dalam untuk membeli hosting lagi. Berbeda dengan wordpress self hosted yang harus menggunakan hosting agar blognya bisa berjalan.

Jadi, jangan sampai salah pilih yaa, cukup beli domain saja dengan TLD yang sesuai dengan kebutuhan dan budget kita. Caranya log in ke website penyedia domain yang kita inginkan, lakukan transaksi pembelian dan lakukan pembayaran. Setelah itu Readers akan mendapat email notifikasi untuk mengaktifkan domain tersebut. Setelah itu, langsung setting DNS Managernya yaa..

 

MEMASANG CUSTOM DOMAIN KE BLOGSPOT DENGAN DNS MANAGER

Pada kesempatan ini, saya akan berbagi pengalaman tentang cara memasang TLD yang saya beli di qwords.com yang kurang lebih hampir sama dengan setting custom domain dari provider lain.

Untuk setting di blogspot caranya cukup mudah. Ucapkan bismillah, fokus, dan teliti mengikuti panduan berikut ini yaa…

1. Cek kode unik pada akun blogspot

Caranya, login blogspot, masuk menu setelan/setting

Setting tld

2. Tambahkan domain yang telah dibeli, dengan cara klik domain custom

Lalu isikan nama domainnya, klik simpan

Setelah itu akan muncul tampilan eror. Tapi tidak perlu panik yaa, tarik nafas...lepas.... eror ini memanglah yang seharusnya karena blogspot hanya meminta verifikasi CNAME Readers. Jadi lanjutkan tahap selanjutnya.

3. Verifikasi CNAME yang muncul

Kode Cname yang muncul yaitu www dengan address ghs.google.com dan satu lagi berupa kode acak dari Google yang mana kode ini berbeda-beda setiap orang. 

Kode CNAME yang muncul ada dua jenis,yakni pendek dan panjang, yang bisa Readers liat pada gambar dibawah ini (amati tanda panah pada gambar)

Kode cname
Source: qwords.com

Nah, sampai disini jangan di simpan dulu ya, biarkan saja dan kita akan melakukan settingan di DNS manager Qwords terlebih dahulu.

4. Log in ke portal penyedia domain

Lalu pilih menu domain -> scroll down -> Domain DNS Manager

Maka akan muncul seprti gambar berikut,



Dns manager
Source: qwords.com

5. Scroll ke bawah bagian “Add new DNS Record” atau “Tambah record baru”

Masukan kode unik yang didapatkan ke dua tempat:

  • Kode unik pendek (tidak berakhiran.com) masukan pada bagian hostname (sebelah kiri)
  • Kode unik panjang (yang berakhiran.com) masukan pada bagian “value address” (sebelah kanan)

Pastikan type/tipe sudah diubah ke CNAME yaa, lalu tekan SAVE/SIMPAN

Source: qwords.com 

6. Scroll ke atas, cari hostname yang berisikan “www” dengan address “nama domain yang telah dibeli”

Lalu, ubah nama domain menjadi ghs.google.com sehingga hasil berubah menjadi:

www | 14400|CNAME|ghs.google.com

Setelah itu, cek dengan bentuk

"nama domain"| 14400| A |103.28.12.190

Ubah angka terakhir dengan 216.239.32.21 sehingga hasilnya menjadi 

"nama domain"| 14400| A |216.239.32.21

Jika sudah selesai setting 2 record di atas, tekan "Simpan/Save"

7. Scroll ke bawah di bagian “Add a New DNS Record” atau “tambah record baru”

  • Tambahkan 4 IP Google
  • Pada bagian hostname, kosongkan saja, pastikan pilih Tipe A
  • Kolom “Value Address” masukan IP 216.239.34.21
  • Tekan SAVE
  • Ulangi lagi dengan mengubah IP yang dimasukan dengan 216.239.36.21 dan 216.249.38.21

Sampai akhirnya bentuk akhir dari DNS Manager seperti di bawah ini:

Setting dns manager
Source: qwords.com 


8. Tunggu sekitar 1-4 jam, lalu coba kembali langkah 3 (Simpan Nama Domain di menu blogspot)

Disini kesabaran kita diuji, setelah selesai setting DNS di langkah ke 7 rehat sejenak (sambil ngopi). Lalu kembali ke langkah 3 di menu blogspot kita, dan klik "Simpan/Save".

Jika masih gagal, pastikan pada langkah 7 dan cek apakah setiap elemen sudah dilakukan dengan benar.

9. Terakhir, jangan lupa untuk centang pengalihan nama domain ke www 

Masih di menu "Setelan/Setting" di blogspot, klik "alihkan domain" lalu simpan.

Alihkan domain blogspot
Source: qwords.com 


Gimana? Tidak terlalu sulit bukan? Apalagi kalau langsung dipraktekan, karena kalau dibaca saja justru terlihat lebih rumit.

Jadi, jangan ragu untuk memasang custom domain blogspot Readers sendiri, dengan memperhatikan tips dan cara di atas ya. Jika ada kendala saat proses settingnya, jangan sungkan untuk menghubungi Customer Care penyedia domain yang Readers beli karena akan dipandu dengan ramah sampai proses berhasil.

Selamat mencoba :)

 

Referensi: https://kb.qwords.com/category/dns/cara-pasang-domain-ke-blogspot-dengan-dns-manager/amp/

Iva C Wicha
Parenting Enthusiast, Happy to share #FunLearning idea for Kids on my Instagram, Email: ivacwicha@gmail.com

Related Posts

13 komentar

  1. Wah baru tahu ada penyedia lain selain rumahweb dan dewaweb. Dan cara masangnya kurang lebih semua sama ya mb. Tergantung hati aja sukanya pake yg mana hihi

    BalasHapus
  2. Detail nih mbak penjelasannya, aksi malah sudah lupa cara masangnya. Karena gemash. Sempat beberapa hari pending Krn akunya yg tidak teliti. Kalo

    BalasHapus
  3. Emang bener yernyata ga sesulit yang dibayangin ya mba kalo nyoba dan ikutin tutorialnya

    BalasHapus
  4. Hua.. emang kudu dilakuin biar ga puyeng ya mba.. detail tutorialnya..lengkap

    BalasHapus
  5. Wah mantao nih... lengkap syekali... semangat terus ngeblognya ya mbak

    BalasHapus
  6. Wah detail sekali step-stepnya. Lengkap dan urut. Sayang banget saya baru tengok ini kalo ada selai rumahweb dan dewa web atau niagahoster :').
    Btw semangat Kak Iva untuk kedepannya, semangat Go Profesional :D

    BalasHapus
  7. hasil tidak pernah ingkar dari usaha. gutlak Mbak... semoga makin suksessss

    BalasHapus
  8. Wah, mbak Iva sudah dari tahun lalu ya setting TLD kereeennn... Bener sih ikuti tutorial dengan cermat dan teliti ya mbak, pasti sesuai dengan yang diharapkan.

    BalasHapus
  9. informatif sekali mba.. ijin save yaa

    BalasHapus
  10. Dulu waktu awal awal pindah ke TLD, minta tolong temen yang urusin.
    Terus pas ganti alamat hosting, coba belajar sendiri dan kalau Nemu kendala minta tolong sama teknisi dari penyedia hosting nya

    BalasHapus
  11. Mba Iva, keren banget ganti costum domain sendiri. Ganti costum domain ternyata ga serumit yang dibayangkan. Apalagi kalau baca panduan lengkap seperti yang mba tulis

    BalasHapus
  12. waaah lengkap banget mbak tutorialnya, aku pas disuruh bikin tugas ini isinya curhat doang wkwkwk

    BalasHapus
  13. Alhamdulillah ga pake drama kan mba pasang TLD nya?? Aku pas ganti TLD yang pertama penuh drama sampai berjam-jam baru berhasil, rupanya kurang teliti aja. Nah pas pasang yang kedua selow banget sih, rupanya gampang. Bener sih jangan panik kuncinya.

    BalasHapus

Posting Komentar

Follow by Email